Kecemerlangan Herman Batak memberikan andil besar dalam kemenangan Persik.
Persik Kediri berhasil mewujudkan ambisi merebut peringkat tiga Piala Indonesia 2010 setelah mengalahkan Persipura Jayapura 1-0 di Stadion Manahan Solo. Gol tunggal kemenangan Persik dihasilkan melalui tendangan Dodit Fitrio ketika laga berjalan lima menit.Sepanjang pertandingan ini, Persik mengandalkan permainan bertahan sambil sesekali melakukan serangan balik. Strategi tersebut berjalan efektif, karena mampu meredam permainan agresif Persipura.
Kredit tersendiri pantas diberikan kepada kiper Herman Batak. Tercatat ia mementahkan lima peluang emas milik Persipura. Performa Herman jauh lebih bagus dibandingkan ketika dikalahkan Persija Jakarta dalam pertandingan leg pertama Delapan Besar.
Sejak pluit kick-off ditiupkan wasit, Persipura langsung mengambil inisiatif serangan. Namun kelengahan sudah dilakukan barisan belakang tim Mutiara Hitam ketika Persik mampu menjebol gawang Jendri Pitoy pada menit kelima.
Berawal dari tendangan keras Saktiawan Sinaga dari luar kotak penalti, Dodit yang lepas dari pengawasan pemain belakang Persipura langsung menyambut bola rebound, dan membawa tim Macan Putih unggul lebih dulu.
Gol itu mengejutkan kubu Persipura yang segera memberikan reaksi. Empat menit berselang, Stevie Bonsapia melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti, namun bola masih membentur mistar gawang.
Pada menit ke-35, Persipura kembaali mendapatkan peluang melalui Ortizan Salossa. Tapi Herman dengan sigap berhasil menepis tendangan tersebut, sehingga hanya menghasilkan tendangan penjuru.
Persipura berusaha melakukan tekanan untuk mengejar ketertinggalan, namun pertahanan rapat dan solid yang dikembangkan Persik membuat mereka mengalami kesulitan. Hingga babak pertama usai, Persik tetap mampu mempertahankan keunggulan.
Di babak kedua, Persipura masih mendominasi permainan. Berbagai kreasi serangan coba diupayakan untuk membongkar pertahanan Persik. Tapi usaha itu tetap tidak membuahkan hasil.
Tendangan bebas Boaz Salossa yang mengarah ke gawang Persik berhasil digagalkan Herman. Boaz kembali mendapatkan peluang di menit ke—70 setelah memperdayai dua pemain belakang Persik, sayang tendangannya masih melambung di atas mistar gawang.
Serangan balik Persik cukup membahayakan Persipura. Mekan Nashirov yang menggiring bola dari sisi kanan serangan Persik melepaskan umpan ke jantung pertahanan Persipura, namun Yongki Airbowo gagal menyelesaikannya dengan baik.
Persipura juga terus mengurung pertahanan Persik, kendati demikian, tidak satu pun gol yang tercipta. Hingga pertandingan usai, Persik sukses mempertahankan keunggulan gol cepat Dodit untuk merebut posisi ketiga.






